Geber Persiapan Porprov Banten 2026, KONI Kabupaten Serang Evaluasi 27 Cabor
DIKTEBANTEN — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Serang kian mengintensifkan persiapan menjelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Tangerang Selatan pada November mendatang. Langkah pematangan ini diwujudkan melalui rapat koordinasi intensif bersama jajaran pengurus dan person in charge (PIC) dari 27 cabang olahraga (cabor) yang tergabung dalam klaster olahraga akurasi dan permainan.
Forum koordinasi tersebut membedah secara menyeluruh berbagai aspek fundamental kontingen, mulai dari kesiapan teknis atlet dan pelatih, pemenuhan kebutuhan sarana latihan serta venue tanding, rancangan program latihan berkala, hingga ketertiban administrasi kepesertaan.
Ketua KONI Kabupaten Serang, H. Syamsul Rizal, menginstruksikan setiap pengurus cabor untuk segera menyetorkan agenda rutin beserta titik lokasi latihan para atlet. Keterbatasan sarana dan prasarana olahraga diakui masih menjadi tantangan nyata dalam proses pembinaan prestasi di tingkat daerah. Menjawab persoalan tersebut, KONI tengah mengupayakan izin pemanfaatan Banten International Stadium (BIS) agar dapat difungsikan sebagai salah satu sentra pemusatan latihan bersama. Syamsul menegaskan bahwa perjuangan para atlet di gelanggang kompetisi menuntut sinergi dan sokongan penuh dari induk cabor, KONI, pemerintah daerah, hingga seluruh pemangku kepentingan terkait.
Di sektor keabsahan, KONI Kabupaten Serang memprioritaskan penyelesaian pemutakhiran berkas atlet, pemetaan nomor pertandingan, penuntasan status mutasi, hingga tahapan entry by name. Seluruh cabor diwajibkan merampungkan registrasi nama atlet tersebut dalam kurun waktu tiga hari ke depan guna memberikan ruang yang cukup bagi tim verifikator dalam mengevaluasi serta membenahi berkas administratif sebelum batas akhir pendaftaran.
Paralel dengan persiapan teknis atlet, KONI Kabupaten Serang juga telah meninjau langsung kesiapan venue laga dan fasilitas akomodasi di Tangerang Selatan. Kebijakan plotting penginapan kontingen nantinya akan dipetakan sedekat mungkin dengan arena pertandingan masing-masing cabor, demi meminimalkan waktu tempuh sekaligus menjaga kebugaran fisik atlet selama kompetisi berlangsung.
