Abu Anak Krakatau Mengancam Pengendara, 1.800 Masker Gratis Dibagikan di Banten


 Di tengah paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, para pedagang dan pengendara tetap harus beraktivitas di jalan demi memenuhi kebutuhan keluarga. Kondisi ini mendorong relawan Fesbuk Banten News turun langsung membagikan perlindungan kepada masyarakat.


Sebanyak 1.800 masker dibagikan gratis di sejumlah titik jalan arteri Kota Serang dan Kota Cilegon, Senin (7/9/2026). Sehari sebelumnya, pembagian masker juga dilakukan di wilayah Anyer, Kabupaten Serang.


Direktur Fesbuk Banten News, Lulu Jamaludin, mengatakan kesadaran masyarakat menggunakan masker sudah cukup tinggi. Namun, kebutuhan masker meningkat sehingga stok di sejumlah toko dan minimarket sempat kosong.


“Kami sempat mencari masker untuk membeli, tetapi banyak toko yang sudah habis maskernya. Di minimarket juga stok kosong di wilayah Kota Serang dan Cilegon,” kata Lulu.


Masker tersebut diperoleh melalui bantuan Dinas Kesehatan Provinsi Banten, serta para relawan membeli masker ke wilayah Purwokerto dan Bandung Jawa Barat. Pembagian di Serang dilakukan bersama Denpom III/4 Serang di sejumlah titik, sedangkan di Cilegon berkolaborasi dengan Kodim 0623 Cilegon.


Dandenpom III/4 Serang, Letkol Cpm Anggi Wahyu Hardiyanto, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya mereka yang tetap beraktivitas di luar ruangan.


Abu vulkanik bukan sekadar debu biasa. Partikelnya dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan, menyebabkan mata perih dan berair, batuk hingga sesak napas. Bagi pengendara motor, abu juga dapat mengganggu pandangan ketika mengenai mata atau visor helm.


Karena itu, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau menggunakan masker dan mengurangi paparan abu. Pengendara juga disarankan menggunakan helm dengan visor tertutup untuk melindungi mata.


“Kami ingin membantu masyarakat, terutama para pedagang dan pengendara yang tetap harus beraktivitas di luar rumah,” ujar Lulu.


Sebab bagi mereka yang harus tetap berada di jalan, selembar masker bukan hanya pelindung pernapasan, tetapi juga ikhtiar agar tetap sehat dan bisa pulang menemui keluarga.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url




sr7themes.eu.org